PERTEMUAN KE-22 GELOMBANG KE-27

MENJADI PENULIS BUKU MAYOR

Resume Ke      :  22

Gelombang ke : 27

Tanggal            : 10 Oktober 2022

Tema                : Menjadi Penulis Buku Mayor

Narasumber    : Joko Irawan Mumpuni

Moderator       : Sim Chung We, S.P.



Selamat malam
Assalamulaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Shalom,Salam sejahtera untuk kita semua.
Om Swastyastu
Namo Buddhaya
Salam kebajikan

Sebelum mulai mari kita berdoa untuk kelancaran kelas malam ini. Mari berdoa menurut agama dan keyakinan kita, berdoa dipersilahkan. 

Sebelum mulai izin kan saya memperkenalkan diri. Perkenalkan, saya Sim Chung Wei di BM ini, biasa dipanggil Koko Sim,  saat ini mengajar di SPK saint Peter School, Jakarta Utara. Alumni peserta Belajar Menulis PGRI asuhan OmJay gelombang 26 (Mei-Juli 2022).  Bersama rekan-rekan BM 25 dan 26 telah menerbitkan 2 buku antologi, sedang menunggu terbitnya anologi ke 3, dan dalam masa  penyusunan buku solo.

Di pertemuan ke-22,  ini saya akan menemani sahabat nusantara menimba ilmu di kelas Menulis tanpa sekat dan batas, dengan judul "Menjadi Penulis Buku Mayor"

Semoga semangat kita tetap menyala untuk terus berkarya.terima kasih ada yang mengingatkan, saya merasa sudah 10 November.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam sejahtera. Selamat malam. Salam sehat untuk kita semua.


Pertemuan malam ini, akan dibagi menjadi 4 sesi
1. Pembukaan dan perkenalan
2. Pemaparan materi
3. Sesi Tanya Jawab
4. Penutup
Bagi yang ingin bertanya silakan japri ke nomor 082152687373

Sebelum lanjut ke penerbit mayor, saya sangat mengajurkan untuk rekan-rekan peserta, bisa melakukan batu loncatan dengan menulis buku antologi.

Saya senang malam hari ini bisa ketemu dengan teman-teman semua digrup ini untuk kita dapat belajar bersama-sama bagaimana dapat membuat tulisan yang berguna bagi siapapun yang membacanya.  Jadi pada malam hari ini saya didaulat untuk berbagi pengalaman dalam acara:


Penerbit adalah  Industri kreatif yang didalamnya ada kolabarasi insan-insan kreatif : Penulis, Editor, Layouter, Ilustrator dan desain grafis. Ini adalah bagian dari industri kreatif penerbitan cetak, saat ini dan mendatang akan bertambah insan-insan kreatif bidang lain yang akan bergabung seiring dengan perkembangan dunia penerbitan yang kini sudah mengarah pada Publisher 5,0. yang memanfaatkan teknologi IT untuk menerbitkan karya-karya kreatif.

Ada jenis-jenis buku didunia ini, biasanya klasifikasi jenis buku digambar dengan grafis yang mirip sirip ikan seperti ini:

Dua kategori besar jenis buku adalah buku Teks (buku sekolah-kampus) dan buku Non Teks (buku-buku populer). Buku sekolah disebut buku pelajaran sedangkan kampus disebuat buku Perti (perguruan tinggi). Buku Nonteks  dibagi dua lagi menjadi buku Fiski dan Non Fiksi. Sehingga grafisnya akan tergambar seperti ini:



Buku Perguruan tinggi dibagi dua lagi menjadi buku Eksak dan Non Eksak.



Sedangkan buku Non Teks sering disebut juga buku Populer.


Harapannya setelah mengikuti acara ini, teman2 sudah berada dilevel paling atas.



Tingkat literasi bangsa ini sampai saat ini masih banyak dikeluhkan banyak pihak akibat rendahnya tingkat literasi dibanding negara lain sekawasan. Inilah sebabnya:

Selanjutnya kita akan segera masuk dalam bahsan bagaimana proses penerbitan mulai dari  memasukan/mengirimkan naskah buku ke penerbit hingga buku itu terbit dan beredar. inilah gambarnya.


Setelah teman-teman tahu proses bagaimana naskah buku dari awal sampai beredar dipasaran, kita saatnya mengetahui  Penerbit yang baik dan Penerbit yang perlu diwaspadai, berikut point-pointnya.



Ada kutipan yang sangat menarik untuk para calon penulis:


Nah sekarang mengapa kita harus menulis? Apa sih yang didapatkan ketika penulis tersebut sudah berhasil menerbitkan buku secara profesional dan diterbitkan oleh penerbit yang bereputasi.. ini yang akan didapatkan:

Menarikan... ada loh penulis kami yg secara rutin tiap 6 bulan  sekali menerima royalty sampai ratusan juta rupiah secara rutin. Pertanyaan besar yang sering muncul adalah apa kriteria gar naskah buku dapat diterima oleh penerbit untuk dapat diterbitkan. Karena tidak semua naskah dapat diterima. Sebagai contoh penerbit ANDI itu tiap bulan menerima naskah masuk bisa sampai 500 nasakah. Namun yang diterima untuk diterbitkan hanya 50 Judul saja. Inilah kriteria penilaiannya:



Pasti sekarang ada yang bertanya 'lalu apa yang diaksut dengan tema populer bagaimana cara menilainya?'tenatunya jawabnya dengan data. Salah satu data yang kami pakai adalah trend dari google trend. contohnya:

Apakah buku yang membahas/tema tentang BATU AKIK akan diterima.. lihat gambar ini:.Tema tentang BATU AKIK ternyata sudah tidak menjadi trend lagi.  jadi kalau ada naskah buku masuk bertema BATU AKIK saat ini pasti akan ditolak.



lalu bagaimana dengan tema yang lain: Pemasaran misalnya: Baguskan pasarnya tidak pernah mengalami titik nadir dan kemudian hilang dari minat masyarakat..

Namun ternyata judul Pemasaran akan lebih menarik minat jika diganti judul dengan 'Marketing.


Teman-teman hampir semua Tema yang ada matakuliahnya atau ada mapelnya pasti laku dipasaran. lihat contoh-contoh  berikut ini:

Bahkan kita bisa tahu minat paling besar dari daerah mana?



Kalau tadi kita telah bahas bagaimana mengetahui tema-tema yang menarik, sekarang bagaimana cara penerbit mengukur reputasi penulis?. Semua pasti pakai data. Dalam hal ini penerbit memakai data salah satunya dari Google Scholer/Cendekia lihat gambar nya:

Ini tampilan google cendekia:
Ini hasil untuk penulis yang berama Fandy Tjiptono bagus kan! perhatikan angka2 sitasinya.

Ini adalah hasil untuk Prof, Jogiyanto. nah.. bagaimana dengan hasilnya bila nama teman-teman dimasukan? Pnerbit ANDI memiliki syarat minimal jumlah sitasi 2000 agar nasakah bisa diterima.

Teman-teman pertanyaan lain yang sering muncul adalah: bagaimana cara menentukan jumlah cetak atau oplah. Perhatikan gambar berikut ini ada 4 kwadran:

Penerbiat akan sangat berhati hati jika ada buku-buku yang bertema memiliki Pasar sempit dan Lifecicly pendek, namun penerbit akan senang dengan tema2 buku yang memiliki LifeCycle panjang dan market lebar..
Masalah Selingkung ini juga banyak ditanyakan 'Penerbit bapak pakai kga selingkung apa?'jawabnya kami pakai gaya selingkung apapun yang dipakai penulis:


Salah satu buku yang pakai selingkung Vancouver Style..

Teman2 sebagai seorang penulis, sebenarnya anda termasuk penulis yang idealis atau industrialis? inilah ciri2nya masing2 kelompok:
'' gagal diupload. Invalid response: RpcError

Mana yang lebih baik? dua-duanya baik bagi penerbit. Sehingga penerbit akan memakai kombinasinya:

Ada banyak penulis yang minder karena nggak punya gelar akademik yang tinggi, ada juga banyak penulis yang punya gelar kademik tinggi tetapi naskah kah ditolak. Ini penyebabnya:

Jadi penerbit akan menerima naskah buku yang memiliki pangsa pasar yang luas.
Teman2 sekarang kita akan segera memasukan era Publisher 5.0 dan saat ini kita telah berada di era publisher 4.0 dengan ciri2 sebagai berikut:

Petrkembangan itu sangat dipengaruhi oleh teknologi yang berkembang:






Segera kita masukan penerbitan era METAVERSE. Siapkah kita?

Paparan saya akan saya tutup dengan slide-slide sebagai berikut:





Akhirnya waktu saya kembalikan kepada Moderator.


Terima kasih Pak Joko atas pemaparan materi yang luar biasa ini.
Semoga bermanfaat dan berguna untuk kita semua. Aamiin

Mari kita lanjut ke sesi berikutnya yaitu tanya jawab. Setelah menyimak pemaparan materi narasumber kita malam ini, saya persilahkan para peserta untuk bertanya mengenaia topik malam ini  Langkah Menyususn Buku Secara Sistematis
Format pertanyaan 
Nama :
Asal : 
Pertanyaan : 
Pertanyana bisa diampaikan ke nomor 082152687373
Teriam kasih
P1
Priyadi - Depok Jawa Barat 
1. Apakah syarat-syaratnya Untuk mendapatkan sertifikat penulis dari BNSP ?

2. Dengan memiliki Sertifikat Penulis dari BNSP apakah lebih mudah bisa masuk ke Penerbit Mayor ?

Terima kasih bapak Joko Irawan Mumpuni atas jawabannya 


Jawab :
1.Harus mengikuti Uji Kompentensi dan dinyatakan lulus atau kompeten.
2.Betul..

P2
Selamat malam, assalamu'alaikum, 
Nama Ahmad Fatchudin
Dari bekasi
Ijin bertanya, salah satu poin penting yaitu penerbit akan lebih cenderung menerima naskah untuk di terbitkan, jika buku yang akan diterbitkan mempunyai unsur durasi pemakaian yang lama dan pangsa pasar yang luas, pertanyaan bagaimana dengan buku2 tek berbagai tingkatan di Indonesia terutama tingkat dasar sampai menengah seiring dengan sering berganti nya kurikulum di Indonesia, atau sering ada revisi kurikulum di Indonesia? Mohon pencerahan nya

Jawab :
Buku Teks Pelajaran untuk SD sd SMA/K sangat luas. Penerbit akan sangat tertarik untuk menerbitkannya. Jika ada pergantian kurikulum penulis harus komitmen merevisinya..

P3
Assalamualaikum pak Joko
Saya Alfred dari Payakumbuh, Sumatera Barat
Ijin bertanya, pak..!
1. Apa tips trik agar tulisan kita bisa di terima penerbit Mayor. Karena ada tadi di slide yang paling dahulu diterima tu tema populer penulis populer. Sedangkan kita yang pemula, walaupun tema populer tapi penulisnya tidak populer.
2. Berarti pak, Penerbit Mayor pertama sekali yang di sortir adalah tema populer di saat itu ya..!
3. Apa itu era publisher 5.0 sebab dalam slide hanya sampai 4.0 🙏🙏
Terima kasih sebelumnya pak.. 🙏

Jawab :
1.a.cari tema yg benar populer/ngetten b.Menggandeng penulis yg sudah punya reputasi/populer.
2.Betul.
3.Masuk dalam MetaVerse Publisher.

Sambil menunggu pertanyaan berikut nya, sedikit yang ingin saya tanyaan apa maksud dari lifecycle pendek dalam penerbitan buku?  Apakh maksudnya trend nya hanya sementara?

Lifecycle pendek artinya umurnya pendek hanya hitungan bulan sudah tidak relevan.

P4 Lanjut pertanyaan dari Pak Ahmad Fatchudin
Untuk bidang smk terkadang mempunyai kelompok tertentu saja misalnya untuk kelompok pertanian dan perkebunan, atau misalnya untuk bidang teknologi rekayasa misalnya permesinan apakah hal ini masih cukup menarik untuk di terbitkan, Terima kasih
Jawab :Sangat menarik karena jumlah siswa SMK yg besar.

Sekian dulu pemaparan dari pemateri. Terima kasih banyak.
Baik, jika tidak ada lagi pertanyaan. silahkan mungkin Pak Joko akan menyampaikan clossing Statment nya. Saya rasa materi malam hari ini sudah cukup jelas. Luar biasa, mari berikan tepukan dan penghargaan untuk diri kita semua yang telah memberikan waktu di malam hari ini untuk belajar.

Terima kasih kepada pemateri yang telah meluangkan waktu untuk menyampaikan materi malam ini dengan semangat yang luarbiasa, Mudahan segala kebaikan beliau dibalas oleh yang kuasa dengan berlipat ganda dan luas rejeki serta kabul hajatnya.aamiin



Komentar

  1. Sy sdh merasakan buat resume malam ini lebih baik nulis daripada ufloud slide. Tetap semangat

    BalasHapus
  2. Keren, alangkah lebih baik jika ditulis dengan bahsa sendiri Pak

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HARAPAN UNTUK PERMENDIKNAS NOMOR 7 TAHUN 2025

INDAHNYA MENJADI GURU PENGGERAK