HOW TO WRITE A GOOD RESUME, Oleh Ahmad Kamara,S.Ag
Kuliah malam ini seperti biasa dibagi menjadi 4 sesi yaitu Pembukaan, Penjabaran Materi, Sesi Tanya Jawab, dan Penutup.
Baiklah Smart Writer saya akan membuka materi malam ini dengan istilah Resume. Menurut KBBI, Resume adalah ikhtisar atau ringkasan. Dimana sebuah intisari penting, harus berkembang menjadi sebuah tulisan untuk memberikan informasi kepada pembaca.
Smart Writer, blog adalah media yang kita gunakan dalam meresume materi yang diberikan oleh narasumber. Untuk itu, sebelum kita memahami cara meresume yang baik, kita perlu mendalami mental menjadi seorang blogger. Sepele memang, tapi mental ini acap kali yang mengurung kita agar tidak up stair dalam menulis. Jadi, untuk menjadi seorang blogger tentu perlu psikologis yang baik.
Pada senja ini, izinkan saya meminjam waktu dengan jemari yang berlarian di atas layar kaca.
Sebuah materi How to write a good resume semoga menjadi cemilan yang menawan di pembuka malam nan elegan.
Berharap, malam ini menjadi malam yang paling teduh yang kita dapatkan. Ditemani dengan secangkir kopi yang mempertemukan kita di satu meja virtual. Sebuah tempat dimana sang emoticon menjadi persembahan sebagai tanda perkenalan dari Maydearly.
Sebagai seorang blogger pemula, kita harus memupuk mental baja agar kita menjadi blogger dengan keterandalan. Bersebab demikian, 4 poin ini penting dimiliki oleh seorang blogger pemula.
1. Tanamkan sikap percaya diri. Jangan merasa malu, karena tulisan yang kita anggap jelek akan menjadi luarbiasa bagi mereka yang tidak pernah belajar menulis.
2. Siap dengan segala kritikan. Meskipun terkadang budaya memuji lebih banyak dari budaya mengkritik, namun pujian itu harus semakin meningkatkan kualitas tulisan kita.
3. Jadilah penulis yang informatif dan edukatif. Media blog adalah media termudah untuk memberi/menerima infomasi. Jadi, tulisan yang bersifat informatif akan sangat diburu oleh para Smart reader
4. Bangunlah tulisan di berbagai Blog.
Menulis di berbagai blog akan menanamkan mental penulis yang mudah beradaptasi dan tak segan memberi perubahan. Seperti pada materi pertama blog di kompasiana, adalah media yang sangat bagus untuk memupuk mental penulis.
Resume yang baik adalah resume yang berasal dari buah pemikiran penulis sendiri, dilandaskan kajian materi dari narasumber. Dan di dukung dengan relevansi materi dari luar. Relevansi materi bisa dilakukan dengan googling matter/ mencari materi tambahan dari google, yang related dengan materi yang disajikan narasumber.
Ada 6 langkah mudah dalam meresume yang baik, seperti tertera dalam slide.
1. Mengamati
2 Memodifikasi
3. Menghindari copy paste
4. Memparafrase bahasa narasumber
5. Memberi kesimpulan
6. Menulis with own version
Apabila, 6 langkah ini masih terasa sulit dalam membuat resume yang benar, maka kita bisa membuat resume dengan tehnik 5W 1 H. Dalam versi bahasa Indonesia adalah tehnik ADIKSIMBA
1. Apa materi yang di bahas?
Ini bisa menjadi topic sentence dalam resume kita
2. Dimana sumber referensinya?
Ini bisa dinamakan dengan googling matter
3. Kemana arah materi yang disampaikan?
Ini bisa menjadi poin untuk disimpulkan
4. Siapa yang menjadi rujukan materi?
Ini bisa menjadi lahan untuk memperluas topik resume, selain opini dari narasumber.
5. Kenapa materi ini begitu penting?
Ini bisa menjadi branstorming untuk resume kita.
6. Bagaimana feedback dari materi ini?
Ini akan menjadi langkah nyata betapa resume yang kita buat begitu hidup dan berkarakter.
Poin paling penting dalam meresume adalah:
1. Menghindari pembaca merasa jenuh. Maka, menulis paragraf dengan bait yang pendek-pendek akan membantu pembaca memahami intisari yang kita sampaikan.
2. Menulis bahasa narasumber dengan tehnik parafrase (mengulang kembali dengan gaya bahasa sendiri/menyimpulkan dengan pendapat sendiri).
Jika teknih parafrase dirasa sulit, maka menambahkan kutipan dan penegasan penyebutan sangat diharuskan.
Contoh 1: Dalam paparan nya, Bapak Wijaya Kusuma menyebutkan bahwa kompasiana sangat bagus untuk meningkatkan kualitas tulisan kita.
Contoh 2: "Kompasiana sangat baik untuk menunjang tulisan kita" ujar Bapak Wijaya Kusumah dalam menjelaskan materi tentang kompasiana.
Selain itu, Another point dalam googling matter atau mencari referensi dari google, maka alamat web nya harus disisipkan di dalam resume kita.
Did you know a true writes is someone that never feeling down. Seberapa sulit hal yang kita hadapi she's never give up. Ia sama sekali tak putus asa, selalu berusaha mencoba dan terus mencoba.
Seberapa sulit ia menata perasaan nya, she's always create a good idea ia selalu menumbuhkan ide2 baru๐๐
Lantas, jika timbul suatu pertanyaan:
Harus seperti apa resume saya? Di buat se simple mungkin, ataukah begitu panjang lebar???
Maka saya berikan 2 opsi
Pertama jika resume yang dibuat hanya untuk dinikmati para pembaca blogger, maka buat saja yang sederhana. As easy as simple. Yang penting berasal dari buah pemikiran sendiri, kajian materi dari narasumber adalah bagian dari referensi dan ditulis dengan gaya bahasa sendiri yang mencerminkan ke khasan. Seperti dibubuhi dengan quotes, puisi, atau lainnya.
Kedua jika resume yang dibuat bertujuan untuk dijadikan sebuah buku, maka penulisan resume tentu menggunakan kaidah penulisan yang baik, tata bahasa yang baku, serta referensi materi yang banyak. Hal ini untuk memudahkan proses editing agar lebih mudah dan cepat.
Jadi penasaran harus seperti apa resumenya?? Demikianlah materi dari narasumber kita malam ini. Sangat bermanfaat dan benar-benar menginspirasi kita.
Materi malam ini saya tutup dengan kutipan motivasi "
Jadilah manusia cerdas yang siap memberi perubahan
Komentar
Posting Komentar