SEMANGATKU MENUJU PNS
SEMANGATKU MENUJU PNS
(Guru SMP Negeri 3 Kusan Hilir-Tanah Bumbu)
Saya merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Saya
adalah salah seorang putra dari pasangan bapak Mawardi dan dan ibu Husnah dari Barabai
Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang dilahirkan pada tanggal 15
Februari 1973 di salah satu desa yang ada di Pinggiran Sungai Kusan, tepatnya Sekarang Desa Manuntung Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan.
Di tahun 1986 menamatkan
Sekolah Dasar di SD Negeri 2 Pasar Baru, dan di tahun 1986 menamatkan Sekolah
Menengah Tingkat Pertama Pagatan di Kusan Hilir, setelah tamat SMP, dengan kemauan sendiri, saya masuk di
sekolah agama (Madrasyah Aliyah Al-Kautsar Pagatan), setelah
tamat, saya melanjutkan
Kuliah pada IAIN Antasari Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan
Agama Islam di Banjarmasin.
Begitu cita-cita saya untuk bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi tercapai dan berakhir, maka pada saat itu pula saya langsung kembali ke kampung halaman dengan tujuan mengabdikan ilmu kepada keluarga dan masyarakat, dimana telah memotret kehidupan saya semenjak kecil. Sebagaimana kebanyakan orang yang ingin merubah pola kehidupan dengan bermodalkan ijazah dan ilmu pengetahuan, maka sayapun mencoba melamar di Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama Kotabaru pada setiap ada pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun sejak tahun 2000 s/d 2006, keinginan saya itupun belum di kehendaki Tuhan.
Setiap harapan layak untuk diperjuangkan. Dengan cara melangitkan doa dan membumikan usaha. Saya selalu meyakini bahwa untaian doa tulus adalah mantra suci yang mampu mengetuk pintu langit. Doa adalah senjatanya orang mukmin. Berdoalah kepada-Ku pasti aku akan mengabulkannya.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ
“Wahai orang-orang beriman bertakwalah kepada Allah
dan hendaklah setiap hari (individu)
melakukan Nadzar terhadap sesuatu (ide, konsep, rencana kerja) yang telah
diajukan dan ditawarkan untuk hari esok (masa depan) dan bertakwalah kepada
Allah sesungguhnya Allah Maha Pemberi Kabar terhadap prestasi kerjamu”. ( QS.
Al Hasyar (59) : 18)
Dengan bermodalkan semangat, ilmu pengetahuan, dan ijazah S1 IAIN Jurusan Pendidikan Agama Islam Antasari Banjarmasin. Maka
ketika ada penerimaan PNS (khusus Guru Pendidikan Agama
Islam) di Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun
2007, akhirnya saya dinyatakan lulus seleksi dan
berhak menyandang Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kantor Departemen Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga.
Saya lulus pada tahun 1999 dari
IAIN Antasari Banjarmasin sekarang berubah nama dengan UIN Antasari Banjarmasin
Provinsi Kalimantan Selatan, langsung mengajar di Madrasah Aliyah Al-Kautsar
Swasta Kusan Hilir sebagai guru honor, sekarang berubah statusnya menjadi MAN 1
Tanah Bumbu selain itu juga mengajar di MTs DDI Muara Tengah Kusan Hilir, MTs
Al-Falah Kusan Hilir dan MA Swasta Satiung yang juga masih di wilayah Kusan
Hilir pada tahun 2004 diangkat menjadi guru Kontrak ditugaskan MAN 1 Tanah
Bumbu dan tidak beberapa lama dipindahkan ke SMPN 3 Kusan Hilir awal 2005
membantu kekurangan guru di sekolah tersebut dan diangkat jadi PNS tahun 2007
di SMPN 3 Kusan Hilir dan pernah juga diperbantukan untuk menambah kekurangan
jam mengajar di SMK Negeri Kusan Hilir serta SMPN 2 Kusan Hilir.
Sekarang masih mengajar di
SMP, jarak perjalanan dari rumah menuju sekolah di SMP Negeri 3 Kusan Hilir Kabupaten
Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan ditempuh kurang lebih 20 menit. Sebelumnya
jalan yang dilalui jalan yang berair bercampur dengan tanah liat yang kuning,
jalan nya sangat sulit waktu itu untuk menuju ke sekolah, jika musim hujan
pastilah jalan licin dan becek. Alhamdulillah jalan sekarang sudah beraspal dan
sangat mudah menuju ke sekolah.
Sepanjang perjalanan menuju
sekolah yang penuh dengan hamparan sawah terbentang luas, udara dingin dan
sejuk pedesaan, membuat nyaman dalam perjalanan. Suasana pagi hari masih sepi
dari lalu lalang kendaraan masuk ketempat wilayah desa pakketelu yang penuh
dengan sawah hijau yang sekolah saya dekat dengan Taman Kanak-Kanak dan tempat
tinggal masyarakat.
Siswa di SMP tempat saya
mengajar sangat hormat dan menghargai guru, guru bagi mereka adalah orang tua.
Jika ada guru yang lewat dijalan menegur, menyapa dengan seraya mengucapkan
salam. Begitupun jika disekolah, ketika guru datang mereka berbondong-bondong
mencium tangan guru tersebut.
Kurang lebih 17 tahun saya mengajar di SMP Negeri 3 Kusan Hilir. Sebuah
pengalaman yang saya dapatkan di sekolah tersebut banyak sekali pelajaran dan
pengajaran yang saya dapatkan berharga dalam bergaul bersama masyarakat. Dalam
keseharian saya sering berinteraksi dengan masyarakat secara langsung baik di
sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Sekolah berada ditengah-tengah
masyarakat yang menjadi tumpuan harapan masyarakat untuk kemajuan mereka.
Pada waktu tertentu saya menyempatkan
diri berkunjung ketempat siswa sambil menanyakan tempat tinggal siswa lainnya dengan
tidak langsung. Pada kesempatan ini, saya manfaatkan untuk mengenal wali murid.
Mengetahui perkembangan siswa melalui wali murid. Bekerjasama dengan wali
murid. Bahkan kadang wali murid memberikan hasil kebunnya kepada saya, hal ini
sangat menyenangkan sekali.
Saya memberikan dukungan dengan apa yang saya lihat, saya rasakan, saya baca sebagai sumber inspirasi untuk berkarya. Untuk memulai berkarya dengan mengawalinya dari sendiri dengan cara memotivasi diri untuk selalu meluangkan waktu untuk membaca setiap hari. Terus bergerak untuk maju dan selalu bersemangat dengan selalu bersemangat menuju pintu kesuksesan. Apa yang diinginkan tidak selalu didapatkan dengan mulus seperti membalik telapak tangan, harus ada usaha yang kuat dan kerja keras.
Mungkin beruntung atau mungkin nasib. Itulah yang tepat untuk mengungkapkan posisi yang telah kuraih saat itu. Keberhasilan dan kesuksesan dalam menjalani kehidupan perlu proses serta untuk meraihnya perlu perjuangan. Hambatan dalam hidup adalah suatu kekuatan di masa depan. Orang hebat terlahir dengan melewati banyak hambatan.
Berdasarkan napak tilas perjalanan panjang anak manusia atau sebagai anak bangsa tersebut di atas yang berangkat memiliki segudang cita-cita untuk meraih kebahagiaan masa depan, maka secara jujur dan didorong oleh keimanan saya ingin mengatakan bahwa, keberhasilan yang saat ini saya rasakan adalah semata-mata pertolongan Allah.
Ahmad Kamara, S.Ag adalah dilahirkan di Pagatan, 15 Februari 1973 Pendidikan terakhir adalah S1 Tarbiyah/PAI (IAIN Antasari Banjarmasin). Alamat sekarang yaitu Jl.A.R.Hakim No. Perumahan Komplek Nugroho Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Sekarang mengajar di SMP Negeri 3 Kusan Hilir pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam.
![]() |

Komentar
Posting Komentar