MOTIVASI GURU PENGGERAK
Pada Tahun 2011, saya telah mengikuti Sertifikasi dan dinyatakan lulus. Pada 2011 kompetensi untuk peningkatan kualitas guru cukup lumayan pada waktu itu dalam memahami pengembangan diri, untuk sekarang perkembangan teknologi yang luar biasa harus diikuti oleh semua guru untuk membantu proses pembelajaran di sekolah. Pengetahuan yang sekarang berkembang dengan cepat perlu disikapi oleh guru untuk menerimanya dengan senang hati dan perlu kembali dengan semangat dan motivasi. untuk memunculkan motivasi itu kembali saya terinspirasi dengan ayat Al-Qur'an.
Pertama, ingin meningkatkan kompetensi diri, mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang saya miliki dalam hal pendidikan, menjadi bagian dari perubahan ke arah lebih baik guna mewujudkan tujuan pendidikan. Menata dalam peningkatan kualitas dan mutu pendidikan, meningkatkan kemampuan dalam hal menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, dan terus belajar untuk menggali potensi diri saya sehingga saya bisa menginspirasi dan menjadi teladan bagi siswa.
Kedua, dengan menjadi guru penggerak saya mampu mewujudkan atmosfer merdeka belajar dan menyebarkan keahlian yang sudah saya miliki dengan merancang kreativitas dan model-model pembelajaran yang inovatif serta dapat berkolaborasi dengan pihak-pihak kompeten, sehingga apa yang sudah dirancang bisa dilaksanakan dengan cepat, efektif, terukur dan berdampak. menjadi guru penggerak memotivasi saya untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang dapat mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila, menjadi pemimpin- pemimpin pendidikan di masa depan yang mewujudkan generasi unggul Indonesia.
Ketiga, saya memiliki keinginan yang kuat untuk selalu belajar hal yang baru dan terus menggali potensi dan memperbaiki diri supaya bisa menjadi guru yang profesional sehingga dapat menjadi pemimpin pendidikan di abad 21, pemimpin pendidikan masa depan yang dapat menciptakan sumber daya manusia unggul untuk pembangunan nasional.
Keempat, situasi sekolah yang kurang kondusif mendorong saya untuk memperbaiki kondisi tersebut, begitu juga di sebagian daerah-daerah yang ada di daerah saya, dengan kondisi yang sama memacu keinginan yang begitu kuat agar saya dapat menjadi seorang guru penggerak. Yang akan saya lakukan untuk mewujudkan motivasi tersebut yakni dengan menetapkan tekad dan semangat tinggi untuk menjadi guru penggerak yang berperan aktif dalam menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayah saya, menjadi Guru penggerak bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah-sekolah, terus mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah, membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah dan terus mencari dan menemukan wawasan baru melalui program guru penggerak dan menerapkan pengalaman belajar tersebut dalam kegiatan belajar mengajar sehingga tercipta situasi kondusif pada saat pembelajaran berlangsung sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.

Komentar
Posting Komentar