INISIATIF PERUBAHAN, INOVASI, PEMBERDAYAAN DAN GERAKAN
Setiap hari yang kita lalui, adalah lembar-lembar yang akan
menyusun sebuah perubahan sejarah pada diri kita yang tak pernah ternilai
harganya. setiap lembar kesalahan dalam perubahan adalah pelajaran yang begitu
berharga dan sangat berarti. Setelah lulus dari IAIN Antasari tahun1999 sampai
dengan tahun 2022, saya mengajar kurang lebih dari 21 tahun tentu berkeinginan
kuat untuk melakukan perubahan, inovasi, pemberdayaan, gerakan dampak nyata
yang berdasarkan inisiatif saya sendiri, dalam hal ini sebagai contoh tindakan
dibawah ini :
Perubahan Karakter Siswa
Untuk melakukan sebuah perubahan yang sudah dicoba atau
dilakukan, perlu refleksi untuk mengevaluasi dan mengukur sejauh mana capaian
perubahan yang telah kita buat. Dari rencana perubahan yang telah dilaksanakan
perlu diperbaiki dan dipertahankan demi mencapai tujuan yang diinginkan. Bila
ternyata apa yang telah kita lakukan masih jauh dari target pencapaian hasil
yang akan diperoleh, tentu perlu adanya perbaikan kembali. Tidak perlu malu
untuk mengakui adanya kelemahan yang masih kita temukan. Sebagai contoh seorang
guru adalah agen perubahan dengan membawa generasi baru hendaknya lebih
mengutamakan siswa daripada karirnya. Guru harus bisa mengambil tindakan secara
inisiatif untuk melakukan perubahan pada siswa yang diajarnya menjadikan siswa
sebagai sosok yang inovatif dan kreatif dalam bertindak. Berdiri di depan kelas
tidak hanya mengajar, juga mampu mengubah karakter siswa. Guru mengasah dan
membimbing siswa yang mampu pada akhirnya menciptakan sesuatu yang inovatif dan
kreatif.
Apapun yang berubah atau perubahan pada
generasi baru dalam pembelajaran sekarang untuk menjadikan siswa yang inovatif
dan kreatif. Tentu juga harus memperhatikan budaya sekolah yang harus
ditanamkan dan di lestarikan. Sebagai guru saya sangat memperhatikan yang
namanya budaya sekolah yang sudah berjalan cukup lama yaitu pertama menjaga
kebersihan kelas, kerapian kelas, dan lingkungan sekolah, kedua membiasakan
menghormati orang yang lebih tua, ketiga membiasakan menyapa warga sekolah
(guru, karyawan dan sesama teman) ketika bertemu, keempat membiasakan warga
sekolah (guru, karyawan dan siswa) disiplin datang, belajar mengajar, dan
mengerjakan/menyelesaikan tugas. dan kelima mengikuti kegiatan intrakurikuler,
kokurikuler, dan ektra kurikuler.
Diyakini, kurikulum baru lebih baik dan akan
berhasil mencetak siswa menjadi penerus bangsa yang lebih baik memiliki
kompetensi yang di butuhkan di masa depan. Kurikulum boleh berubah, nama mata
pelajaran boleh berubah dan istilah boleh berubah tapi guru tidak boleh berubah
tetap konsisten menanamkan kultur atau budaya sekolah.
Sebagai guru, saya rela mengorbankan
kepentingan-kepentingan pribadi demi kebahagiaan para peserta didik saya,
supaya peserta didik sehat fisik, sehat mental, cerdas dan berkepribadian yang
merdeka serta menjadi masyarakat yang berguna, dan bertanggungjawab atas
kebahagiaan dirinya dan kesejahteraan orang lain.
Inovatif Guru Membangun Potensi Siswa
Dalam inovatif guru mempunyai harapan untuk meningkatkan
belajar yang baik dalam membangun potensi siswa. Membangun potensi siswa itu
bagaikan ujian, kita lagi diuji. Di balik ujian pasti ada hikmahnya yang
membuat kita semakin bersyukur dalam membangun potensi siswa. Semua itu kita
kerjakan dengan perasaan dan penuh keikhlasan.
Sebagai contoh siswa yang telah belajar dari
sekolah di beri pengetahuan oleh guru suopaya berperilaku yang baik, bisakah
mereka menerapkan kepada lingkungan setelah diajarkan. Sebenarnya mereka mampu
melaksanakan sesuai petunjuk yang diberikan, tapi mereka menganggap hal itu
hanyalah sebuah goyonan yang mereka anggap main-main saja. Tugas guru terus
memberi semangat dan motivasi bagi siswa dalam setiap kali pertemuan. Maka dari
itu sehebat apapun teknologi, guru tidak akan tergantikan oleh mesin dan
kemajuan era digital sekarang. Guru mengajar juga mendidik, mengubah sikap dan
menambah pengetahuan menjadi sosok yang berkepribadian positif dan unggul.
Inovasi guru dalam proses belajar mengajar sekaran perlu mengajarkan siswa
berfikir kritis dan selalu berpartisipasi dalam belajar.
Pemberdayaan Perpustakaan
Pemberdayaan perpustakaan oleh siswa, agar setiap hari siswa membaca buku ilmu pengetahuan, guru memberi bimbingan cara mencari informasi dari buku. Mencari informasi sesuai dengan materi yang dibahas, sesuai tugas, dan jika menggunakan teknologi, pandu siswa menggunakan dengan cara bijak dan cerdas.
Gerakan Pembelajaran
Sebagai guru kreatif juga harus berusaha mengubah situasi
pembelajaran menjadi menarik dengan mengajak siswa lebih aktif. Zaman digital
sekarang perlu adanya pengembangan ide pembelajaran melalui teknologi digital.
Mayoritas siswa tertarik menghadapi sesuatu yang up to date. Saatnya
pembelajaran diperbaharui dengan inovasi digital dan model-model pembelajaran
atau media pembelajaran yang bisa kita manfaatkan sekarang.
Beberapa hal yang bisa menunjang dan membantu
pembelajaran dalam menyampaikan materi pelajaran yaitu berusaha menemukan yang
baru dalam kelas, dengan memfasilitasi siswa belajar seperti dalam diskusi atau
pengamatan diluar kelas, mengembangkan pembelajaran, dan mengambil kesimpulan
yang tepat. Cara lain yang digunakan untuk menjadi guru kreatif di depan kelas
adalah membuat cerita, tebak gambar, cerdas cermat, dan belajar membuat video
dengan Aplikasi serta teknik Mind Mapping digunakan untuk membuat perencanaan
penyampaian materi dengan cara meringkas dalam bentuk peta konsep.

Komentar
Posting Komentar