PERTEMUAN KE-16 GELOMBANG 27
LANGKAH MENYUSUN BUKU SECARA SISTEMATIS
Resume ke-16
Gelombang : 27
Tanggal : 27 september 2022
Tema : Langkah Menyusun Buku Secara Sistematis
Narasumber : Yulius Roma Patandean, S.Pd., M.Pd.
Moderator : Sim Chung Wei, S.P.
Moderator memperkenalkan diri, saya Sim Chung Wei di BM ini, biasa dipanggil Koko Sim, saat ini mengajar di SPK saint Peter School, Jakarta Utara. Alumni peserta Belajar Menulis PGRI asuhan Om Jay gelombang 26 (Mei-Juli 2022). Bersama rekan-rekan BM 25 dan 26 telah menerbitkan 2 buku antologi dan sedang dalam penyusunan buku solo, mohon dukungannya.
Sebelum mulai mari kita berdoa untuk kelancaran kelas malam ini. Mari berdoa menurut agama dan keyakinan kita, berdoa dipersilahkan Selesai. Di pertemuan ke-16 ini saya akan menemani sahabat nusantara menimba ilmu di kelas Menulis tanpa sekat dan batas, dengan judul "Langkah menyususn buku Secara Sistematis" Semoga semangat kita tetap menyala untuk terus menimba ilmu dan berkarya.
1. Pembukaan dan perkenalan
2. Pemaparan materi
3. Sesi Tanya Jawab
4. Penutup
Group akan di kunci, dan perserta bisa bertanya langsung melalui group ini. Bagi yang ingin bertanya silakan japri ke nomor 082152687373
Semangat kita tetap terjaga untuk menambah ilmu dari narasumber yang kita datang kan dari Pulau Sulawesi Tepatnya dari Tana Toraja, Bapak Yulius Yulius Roma Patandean, S.Pd., M.Pd. . Beliau merupakan sosok luar biasa, seorang muda, berkarya dan berprestasi.
Sebelum lanjut ke materi, mari kita berkenalan dengan narasumber kita : https://romadean.blogspot.com/2021/01/profil.html
Sedikit saya bocor kan nih apa saja aktivitas dan karya beliau : Aktif sebagai narasumber di Pelatihan Belajar Menulis dan Workshop Media Pembelajaran. Buku-buku yang telah ditulis: Guru Menulis Guru Berkarya (Penerbit Eduvation, 2020); Digital Transformation: Generasi Muda Indonesia Menghadapi Transformasi Dunia (Penerbit ANDI, 2020); Antologi Puisi Rona Korona Dalam Duka dan Ria (Penerbit Oase Pustaka, 2020); Antologi Menciptakan Pola Pembelajaran Efektif dari Rumah (Penerbit Tata Akbar, 2020); Antologi Kisah Inspiratif Sang Guru (Penerbit Pustaka Ilalang, 2020); Tetesan Di Ujung Pena (Penerbit Eduvation, 2021); Merajut Asa Di Badai Korona (Penerbit Gemala, 2021), Flipped Classroom: Membuat Peserta Didik Berpikir Kritis, Kreatif, Mandiri, dan Mampu Berkola…
Selama Pandemi justru menghasilkan banyak karya. Sudah terbayangkan bocoran nya saja sudah sepanjang ini, apalagi isinya. Tak lupa saya ingatkan sebelum kita mulai masuk kelas, ketikkan jemari untuk mengisi presensinya dulu di link berikut: https://bit.ly/3DbBNh6
Dengan membaca tumpuk hasil karyanya berupa buku, sudah tentu malam ini materinya akan terasa padat. Kalau istilah anak sekarang, materinya "daging banget" Pasti sudah tidak sabarkan mendapat ilmu yang "daging semua". Tanpa berpanjang lebar, mari kita persilahkan Pak Yulius kita ntuk menyampaikan materinya Halo bapak/ibu penulis kreatif
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua. Selamat malam.
Waduh...Koko @Sim Chung Wei sangat cekatan ya.Terima kasih Pak. 🙏🏻Sangat bahagia bisa bersua bapak/ibu malam ini walau hanya lewat tarian 10 jari di tuts smartphone.
Hmmmm....seperti yang telah dicantumkan moderator keren kita koko @Sim Chung Wei sebelumnya, Nama lengkap Yulius Roma Patandean, S.Pd., M.Pd.... seorang guru bahasa Inggris dari Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Seperti koko @Sim Chung Wei , saya juga adalah alumni program Belajar Menulis binaan @Wijaya Kusumah tepatnya gelombang sembilan.
Beberapa karya tulisan bentuk buku sudah dipaparkan juga di atas oleh koko @Sim Chung Wei . Saat ini masih sementara menggarap 2 buku, yakni Perjalanan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Antologi Puisi Kemerdekaan. Buku pertama adalah pengalaman menjadi instruktur kurikulum merdeka sementara buku kedua adalah bagian dari program pengembangan literasi di sekolah yang saya gagas dan resmikan tepat pada tanggal 17 Agustus 2022 yang lalu. Saya mengadakan lomba menulis puisi dan semua penulis diberi penghargaan pada upacara HUT RI tersebut.
Mantap. Keren nih... Jadi pengerak literasi di sekolahnya. Rancangan sampul buku antologinya, wow... dari cover nya saja dah keren nih. Selain itu saya juga sempat terlibat dalam penulisan book chapter dengan judul Inti Profil Pelajar Pancasila. Bagian tulisan saya adalah contoh praktik baik Profil Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di mana ide itu telah sementara dijalankan di sekolah tempat saya mengajar.
Selain itu saya juga sempat terlibat dalam penulisan book chapter dengan judul Inti Profil Pelajar Pancasila. Bagian tulisan saya adalah contoh praktik baik Profil Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di mana ide itu telah sementara dijalankan di sekolah tempat saya mengajar.
Kegiatan menulis buku ini masih konsisten saya jalankan sampai sekarang tapi saya lebih fokus menulis buku solo. Oya tak lupa saya berterima kasih kepada om @Wijaya Kusumah selaku penggagas program ini, prof Richardus Eko Indrajit dan Penerbit ANDI yang telah membuat nama saya juga bisa bertengger di gerai Gramedia.
Langkah menyususn buku Secara Sistematis"Saya akan berbagi pengalaman saya ya......Silahkan pak, peserta sudah tidak sabar
Terdapat banyak cara yang efektif dalam mengedit dan menyusun naskah buku secara sistematis, salah satunya bisa menggunakan Mendeley. Tetapi pada akhirnya, keberhasilan akan menjadi tanggung jawab penulis ketika ia berusaha untuk mengembangkan gaya dan proses yang sesuai untuk dirinya, terutama bagi kita selaku penulis pemula.
Terdapat banyak cara yang efektif dalam mengedit dan menyusun naskah buku secara sistematis, salah satunya bisa menggunakan Mendeley. Tetapi pada akhirnya, keberhasilan akan menjadi tanggung jawab penulis ketika ia berusaha untuk mengembangkan gaya dan proses yang sesuai untuk dirinya, terutama bagi kita selaku penulis pemula.
Selain itu, kita bisa mencari referensi, bantuan penulisan, dengarkan saran, baca contoh-contoh tulisan dari penulis pemula yang telah berhasil, tetapi hal terbaik yang dapat bapak/ibu lakukan adalah mulai menulis. Tuliskan beberapa kata dan lanjutkan....terus menulis dan "buktikan apa yang terjadi", kata Omjay . Akan ada banyak percobaan dan kekeliruan serta kejenuhan yang akan dialami, tetapi pada titik tertentu, kita hanya perlu menulis. Berhasilnya tulisan tidak akan pernah terjadi jika kita tidak mencobanya, termasuk mengedit naskahnya.*
Ketika kita menulis, kita akan menemukan apa yang kita sukai. kita akan memutuskan urutan apa yang ingin dilakukan, dan kita akan mempelajari alat dan perangkat lunak penulisan mana yang paling cocok untuk kita gunakan. Dengan tujuan, akan membuat naskah buku lebih mudah untuk diselesaikan.
Nah, bagaimana saya menikmati menulis dan mengedit naskah? Saya hanya menggunakan fasilitas murah meriah dari Microsoft Word. Berikut ini saya bagikan tutroialnya lewat channel YouTube saya.
Setelah kita menemukan gaya/cara mengedit naskah tulisan dan melakukannya beberapa kali, tentunya kita akan memiliki wawasan sendiri untuk terus dipraktekkan dan kalua perlu dibagikan kepada orang lain. Dunia menulis terus berkembang, dan siapa pun yang telah menulis, entah buku solo, antologi, fiksi atau non fiksi, pastinay akan memiliki pengalaman berharga untuk dilakukan dan dibagikan.
Sebuah buku yang bagus tidak akan pernah membuahkan hasil jika kita tidak memiliki ide buku yang bagus pula untuk memulainya. Kita dapat menulis sesuatu dengan ide apa pun, tetapi terkadang ide itu tidak cukup untuk menyelesaikan keseluruhan buku. Maka, keterampilan menyusun naskah buku ayng berserakan sangat penting, karena itu akan membantu menyambungkan ide-ide dari bab-bab yang ada.
Ide bagus bisa datang dari mana saja. Dari kalimat di buku lain hingga percakapan yang kita dengar,atau bisa saja ketiak sedang menikmati secangkir kopi Toraja hangat, seperti malam ini.
Setiap penulis memiliki proses yang berbeda, dan proses tersebut akan berkembang dan berkembang terus ketika kita terus menulis. Jika bapak/ibu adalah penulis pemula, pertimbangkanlah bahwa “saya harus bisa menerbitkan buku solo pertama saya” dengan cara dan gaya saya sendiri. Itu akan sangat berkesan dan bernilai.
Mengedit naskah buku adalah salah satu sesi yang paling akan membosankan, memakan waktu, dan sering membuat frustrasi dalam proses penulisan. Meskipun sama sekali tidak dapat dihindari, mengapa tidak membuatnya lebih mudah dengan melakukan seperti apa yang telah saya praktikkan selama ini. Seya telah terbiasa mengedit naskah tulisan saya, termasuk mengedit naskah buku-buku lainnya.
Setelah menyimak pemaparan materi narasumber kita malam ini, saya persilahkan para peserta untuk bertanya mengenaia topik malam ini Langkah Menyususn Buku Secara Sistematis
Demikian materi singkat dari saya malam ini, mohon maaf jika ada kekurangan di sana-sini, nanti kita lanjutkan di sesi tanya jawab. Saya kembalikan ke moderator kita koko @Sim Chung Wei
Semoga bapak pemateri (narasumber) selalu diberi kesehatan dan kemudahan menjalankan aktivasnya. Begitu pula bapak Moderator selalu berbahagia dan sukses berkarya.
Nama : Darno
Asal : Morotai Maluku Utara
Pertanyaan :
1. Bagaimana anatomi buku teks pelajaran?
2. Apa itu mendeley?
3. utk desain cover apakah dari penulis atau dari penerbit yg desain?
Wah, mantap Pak Achmad, resume lengkap beserta penjelasannya 😊👍
BalasHapusTerima kasih byk ketua motivasinya, salam literasi
HapusSuper kumplit pak, kereen
BalasHapusTerima kasih byk bu sebagai bahan belajar kembali,
HapusWah berasa ikut kelas semalam lg nih Pak..keren
BalasHapusTerima kasih byk bu semoga kita dapat terus menerus inspirasi
HapusLengkap kegiatan dari awal sampai akhir. Keren.
BalasHapusBahan bacaan dokumen pribadi, terimaksh bu motivasinya
Hapus